Penurunan kualitas seksual setelah melahirkan

Menurut pengakuan beberapa wanita yang sudah memiliki anak, membuktikan bahwa mayoritas dari mereka mengalami penurunan kualitas seksual setelah melahirkan. Hal ini di sebabkan oleh dua alasan yaitu:
Penurunan kualitas seksual setelah melahirkan

1.Masalah perubahan fisik
2.Masalah perubahan psikologis

Dua faktor diatas bisa di alami oleh wanita yang melahirkan secara normal dan caesar. Biasanya wanita tersebut akan mengalami penurunan kualitas seksual pada tahun pertama dan terus berkurang selama kurun waktu enam sampai tujuh minggu.

Menurut Dr.Renee Horowitz penyebab menurunnya kualitas seksual setelah melahirkan adalah:

1.Masalah Hormon

  • Seorang perempuan dapat menyusui bayinya karena kadar hormon prolaktin dalam tubuhnya naik, hal ini menyebabkan kadar hormon doparmin dalam tubuh berkurang sehingga mengakibatkan penururan kualitas seksual.
2.Merasakan sakit ketika berhubungan seks
  • Secara umum wanita yang sudah pernah melahirkan memang akan merasakan sakit saat berhubungan seks pada kali pertama, masalah ini biasanya seriing di alami oleh perempuan yang melahirkan dengan kondisi normal atau dengan Vakum ekstraktor.
  • Penyebabnya adalah trauma. Menurut Dr.Renee Horowitz sekitar 21% hal ini terjadi pada wanita yang di jahit ketika melahirkan dan sekitar 40% terjadi pada wanita yang melakukan episitomi (pengguntingan kulit atau otot yang menjadi penghubung antara vagina dan anus). Episitomi bertujuan untuk melebarkan jalan lahir, agat lebih mudah saat melahirkan.
3.Berubahnya bentuk tubuh
  • Setelah melahirkan wanita akan mengalami perubahan bentuk tubuh seperti gemuk, otot-otot mengendur, pipi menjadi tembem dan perubahan lainnya, hal ini tentu menjadi masalah baginya, sehingga ia merasa kurang percaya diri, tidak seksi lagi dan urung/segan di ajak untuk melakukan seks.
4.Faktor menyusui
  • Menyusui dapat menjadi pemicu menurunnya kualitas seks seorang wanita, karena perubahan hormon yang menyebabkan dinding vagina menipis. Tetapi kamu jangan terlalu khawatir, jika suamimu mengajak untuk melakukan seks turutilah kemauannya asal dengan gaya yang lembut tidak usah arogan dan kasar atau kamu cukup melakukan hal-hal intim saja seperti pelukan, pegangan tangan, atau prilaku romantis lainnya supaya hubungan kamu tetap harmonis.
Pasangan kamu pasti memaklumi kalau kamu telah mengalami penurunan kualitas seksual setelah melahirkan, ia tidak akan marah dan mencari alasan kesalahan-kesalahan kamu saat seks.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penurunan kualitas seksual setelah melahirkan"

Post a comment